Memeluk diri bersama A Little Star Still Shines Brightly

Kita sebagai manusia tentu seringkali merasa sulit dalam menghadapi suatu kehidupan. Terkadang kita menganggap hidup sebagai kumpulan
dari kejahatan-kejahatan yang harus kita lalui. Namun, tanpa kita sadari kitalah yang menciptakan derita itu sendiri. Benar kan?

Jika kamu masih merasa bingung dengan kalimat di atas, coba sekali lagi menengok ke belakang, apa yang telah kita lakukan dalam hidup kita, apa yang telah kita lewati selama ini dan dari sana seberapa besar kita menganggap hidup yang kita jalani adalah anugerah yang pantas kita syukuri? Diri yang ada ini adalah bagian dari sinar bintang yang meski kecil dan tak terlihat, ia tetap bersinar?

Buku dengan judul "A Little Star Still Shines Brightly" karya So Yoon ini adalah kumpulan puisi esai yang bertujuan untuk mendekap dan memeluk pembacanya dengan hangat. Bagaimana tidak? Di dalam buku ini pembaca diajak untuk lebih dalam jatuh dan melihat ke dalam ada banyak hal berharga yang hendaknya disadari, dinikmati, dan disyukuri. 

Buku ini berisi empat bagian yakni Hidup itu Bersinar Meski Tak Ada Jawaban, Mungkin itu Cinta, Rasa Sakit yang Dialami Semua Orang, dan Pertanyaan Untukmu dan Aku. Seluruh babnya berupa puisi esai yang membuat pembaca merasa lebih nyaman untuk sejenak menilik kembali kepingan puzle dalam diri masing-masing. 

Bagaimana bintang kecil dapat bersinar di saat redup malam menutup segala cahaya yang ada? Saat dimana malam yang gelap dan hitam pekat tak mampu menutup cahaya bintang kecil adalah saat ia menerima dirinya sendiri, saat ia mengenal dirinya sendiri, saat ia mencintai dirinya sendiri, saat ia mengenal sinarnya sendiri. Bintang kecil tak perlu memaksa untuk dilihat sinarnya oleh orang lain, tak perlu juga selalu melihat sinar milik bintang lain. Begitulah caranya melihat sinarnya sendiri. 

Maksudnya? Di saat kita tidak tahu apa yang ada dalam diri kita, anggaplah kita bintang kecil, yang perlu untuk mengenal diri kita sendiri, mencintainya, dan tidak perlu selalu membandingkan diri sengan orang lain. Dengan begitu kita tahu apa yang ada dalam diri kita, bagaimana kita harus melangkah, dan secepat atau sejauh mana langkah itu setidaknya dapat kita mulai. Mensyukuri orang-orang yang hadir dan melepaskan dengan ikhlas yang pergi. Mencintai yang ada dan meninggalkan banyak ekspektasi berlebihan. 

"Kamu sudah bertahan dengan baik sejauh ini. Kali ini kamu perlu memprioritaskan diri sendiri", ungkapan yang mungkin hendak disampaikan penulisnya kepada pembaca. 

Pada saat kamu merasa dunia sedang mengerdilkanmu, mungkin buku ini bisa menjadi teman yang baik untuk mendekap dan memelukmu lebih hangat. Jika saat ini sulit bagimu, tidak ada salahnya untuk mengapresiasi setiap langkahmu. So Yoon mungkin adalah satu diantara sekian banyak orang yang merasakan hal yang sama, dalam buku ini ia juga menyampaikan bahwa kamu tak sendiri dalam segala keluh ini. Yas, benar, kamu tidak sendiri. 

Cover terjemah buku ini sangat cantik, bagi saya, langit malam membawa kehangatan, perempuan menjadi arti kelembutan. Hangat dan lembut memang pantas disandangkan pada buku ini. Namun, jika kamu berekspektasi buku ini akan memberikan solusi atas masalahmu, tentu kamu salah lari ke buku ini. Sebab di dalamnya kamu tidak akan menemukan teori-teori yang diciptakan penulis untuk menghadapi duniamu ini. Di sini adalah ruang bagimu untuk melakukan refleksi dari beberapa puisi yang bisa sampai ketika kamu membacanya dengan hati. 

Cukup mungkin menuliskan betapa kesan mendalam saat saya membaca buku ini. Kutipan puisi yang menjadi favorit saya adalah "Bahkan jika bintang hancur berkeping-keping dan mati, maka serpihannya akan bergabung dengan serpihan lain dan membentuk planet. Bahkan jika kita gagal dan terpuruk, kita akan bangkit lagi dan menjadi bintang baru." dalam puisi esai Kita Semua adalah Bintang (hlm. 17).

Tentu satu halaman review ini tidak akan cukup untuk menggambarkan banyak pesan dari buku ini. Tapi saya rasa cukup untuk memberikan spoiler tentang menariknya buku ini. Bukankah tidak apa-apa menjadi bintang kecil?


Judul: A Little Star Still Shines Brightly

Penulis: So Yoon

Penerjemah: Gita Ananda Lestari

Penerbit: Renebook

Halaman: 312 halaman

Komentar

Postingan Populer